Salah satu menu utama dalam
modifikasi mobil adalah mengganti velg bawaan pabrikan dengan velg aftermarket
yang lebih sesuai selera. Tak sedikit para pecinta otomotif yang mencari
informasi mengenai tips dan velg apa yang tepat untuk mobilnya, baik dari
ukuran, brand, pengaruhnya terhadap kenyamanan dan sebagainya.
Saat sedang melakukan proses modifikasi, harus selalu diutamakan aspek
keselamatan dan keamanan dalam berkendara. Penggantian velg ini diikuti
dengan penggantian ban dengan ukuran diameter dan lebar yang menyesuaikan
dengan ukuran velg. Pengukuran ini tidaklah sembarangan, ada aturan dan ukuran
yang harus dipatuhi agar tidak mengganggu performa dan kualitas mobil.
Mengganti ukuran pelek memang bisa
menjadi salah satu alternatif yang baik ketika Anda ingin merubah tampilan
mobil menjadi semakin menarik. Nah, Toyota Calya juga menjadi salah satu bahan
modifikasi yang kini mulai diincar oleh para pecinta modifikator. Namun
ternyata dalam mengganti velg dari Toyota Calya ini, Anda perlu memperhatikan
ukuran dari ban kendaraan tersebut.
Paling penting setelah mengganti velg
dan ban adalah menyadari perbedaan kenyamanan dan lebih berhati-hati saat
menggelinding.
Hal pertama yang harus anda perhatikan
sebelum mengganti velg adalah diameter luar dari ban. Usahakan ukuran luar ban
lebih besar daripada ukuran diameter velg. Sebelum mengganti velg, usahakan
anda memperhatikan aspect ratio dari ukuran ban tersebut.
Cara menghitung aspect ratio yaitu
dengan cara menghitung ban dari persentase section width (ukuran antara sisi ban,
diukur dari bagian dalam ban) dibandingkan dengan section height (tinggi dari
tapak ban ke bead ban atau dasar ban yang memegang velg).
Anda harus memastikan bahwa Anda
telah membaca dengan sangat tepat. Misalnya saja ban berukuran 205/50R15, maka
angka 205 berarti section width yang menandakan lebar ban dalam milimeter
ketika terpasang. Lalu angka 50 merupakan sidewall aspect ratio yang
mengindikasikan tinggi dinding ban (sidewall) dengan perhitungan 50 persen dari
lebar, yaitu 102,5 mm. Sedangkan 15 adalah diameter pelek yang bisa masuk.
Bila mengganti velg dengan ukuran
yang lebih besar maka diameter ban yang digunakan semakin tipis. Hal tersebut
akan berpengaruh kepada performa dari mobil anda.
Banyak pengguna kendaraan yang
bisa dengan mudah memahami soal ukuran ban ini, namun soal tinggi ban jarang
dikenali. Padahal tinggi total roda standar dengan roda modifikasi adalah hal
penting. Pengaruhnya ke rasio gigi efektif. Mobil akan kehilangan low-end
pickup. Pengaruh lain kepada momen puntir, tenaga hilang, pengereman, bahkan
spidometer dan odometer bisa salah membacanya. Jika ukuran ban tepat, juga akan
mengurangi kontak ban dengan spakbor.
Untuk itu, penting menggali informasi sebanyak mungkin soal
ukuran ban yang pas dengan velg baru. Itu kalau kalau mobil Anda tak malah
kelihatan salah gaul dengan velg baru yang lebih lebar.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar